
Palembang (MANDUPA) —-
Sebanyak 63 guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) yang berlangsung pada 6–9 Oktober 2026 di ruang laboratorium komputer MAN 2 Palembang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengukur kompetensi pendidik sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan AKGTK menjadi momentum bagi para guru untuk mengevaluasi kompetensi yang dimiliki, mengidentifikasi aspek yang perlu dikembangkan, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Melalui asesmen ini, guru diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan pembelajaran yang terus berubah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 2 Palembang, Bunyamin menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan madrasah.
“AKGTK merupakan salah satu momentum bagi guru untuk mengukur kompetensi sekaligus melakukan evaluasi terhadap kemampuan profesional yang dimiliki. Hasil asesmen ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi guru untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik,”ujar Bunyamin.
Menurut perspektif pengembangan mutu pendidikan, peningkatan kompetensi guru tidak berhenti pada pelaksanaan asesmen. Hasil evaluasi juga perlu ditindaklanjuti melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan, inovasi metode pembelajaran, serta penguatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi pendidikan.
Keikutsertaan 63 guru dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan di MAN 2 Palembang. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang aktif, adaptif, dan bermakna bagi peserta didik.
Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan yang semakin kompleks, profesionalisme guru menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas. Karena itu, asesmen kompetensi diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kapasitas pendidik secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan AKGTK, MAN 2 Palembang terus mendorong penguatan kompetensi guru sebagai bagian dari komitmen mewujudkan madrasah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Dengan pendidik yang terus berkembang, madrasah diharapkan semakin mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Humas MAN 2 Palembang)




