
Palembang (MANDUPA)–
MAN 2 Palembang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Mohammad Hoesin Palembang menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan kanker serviks bagi peserta didik, Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan MAN 2 Palembang dengan melibatkan perwakilan peserta didik kelas X dan XI.
Kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program kampanye kanker yang dilaksanakan RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang melalui edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Mengusung topik “Penyakit Tumor Ganas Leher Rahim Bisa Dicegah”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kanker serviks, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta upaya pencegahan sejak dini.
Kepala MAN 2 Palembang, Yusri Erlini, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang yang telah memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang yang telah hadir dan berbagi ilmu kepada peserta didik MAN 2 Palembang. Edukasi mengenai kanker serviks ini sangat penting agar anak-anak mendapatkan pemahaman yang benar tentang kesehatan, mengenali upaya pencegahan, serta memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini,” ujar Yusri.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus didukung dengan pembentukan kesadaran peserta didik terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, madrasah berharap peserta didik memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
Penyuluhan kesehatan ini menghadirkan dr. H. Yan Permadi, Sp.OG, M.Kes, seorang spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri dan Ginekologi) sebagai narasumber. Materi disampaikan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai kanker serviks, termasuk pentingnya mengenali faktor risiko, memahami langkah-langkah pencegahan, dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi.
“Pencegahan kanker serviks perlu menjadi perhatian bersama. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali faktor risiko, serta mengetahui bahwa pemeriksaan dan deteksi dini merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan kanker serviks,” jelas dr. Yan Permadi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperdalam pemahaman mengenai materi yang disampaikan. Interaksi tersebut diharapkan dapat membantu siswa memperoleh informasi yang tepat dan membangun sikap terbuka terhadap edukasi kesehatan.
Yusri berharap kegiatan kolaboratif antara madrasah dan institusi kesehatan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan peserta didik.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga diharapkan mampu menjadi penyampai informasi yang baik kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pencegahan penyakit sejak dini,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Palembang menegaskan komitmennya untuk mendukung pendidikan yang menyeluruh melalui penguatan literasi kesehatan dan kemitraan dengan berbagai institusi. Kehadiran RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan madrasah.
(Humas MAN 2 Palembang)




