
Palembang (MAN 2 Palembang) —
Pelaksanaan Pemilihan Ketua Umum OSIM MAN 2 Palembang Masa Bakti 2026/2027 berlangsung dengan semangat demokrasi pada Rabu (23/09/2026). Di tengah antusiasme siswa menyalurkan hak pilihnya, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 2 Palembang turut mengambil peran dengan memastikan kesehatan dan keselamatan warga madrasah tetap menjadi perhatian.
Kesiapsiagaan UKS menjadi semakin penting di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Palembang. Tim UKS memastikan perlengkapan pertolongan pertama dan kebutuhan layanan kesehatan tersedia selama kegiatan berlangsung.
Kepala UKS MAN 2 Palembang, Aprizah Masmah, terlihat sigap memberikan pertolongan kepada siswa yang membutuhkan. Menurutnya, UKS tidak hanya hadir ketika terjadi kondisi darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan sehat.
“Kami siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan pemilihan OSIM. Ketika ada siswa yang membutuhkan pertolongan, kami harus sigap. Apalagi dengan kondisi kabut asap, kesehatan siswa perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Aprizah Masmah.
Menurutnya, kegiatan demokrasi di madrasah perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kesehatan. Siswa harus diberikan ruang untuk menyampaikan pilihan dan belajar berdemokrasi, namun tetap dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Kehadiran UKS dalam pemilihan OSIM juga menjadi bentuk nyata dukungan madrasah terhadap perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi siswa. Kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh warga madrasah selama proses pemilihan berlangsung.
Pemilihan Ketua Umum OSIM bukan sekadar proses menentukan pemimpin organisasi siswa. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengenal nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab, kedisiplinan, dan menghargai pilihan orang lain.
Dengan dukungan berbagai unsur madrasah, termasuk UKS, proses demokrasi di MAN 2 Palembang diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, sehat, dan penuh tanggung jawab.
Sehat terjaga, demokrasi berjalan, suara siswa tetap berdaya. Karena setiap suara penting, dan setiap kesehatan harus dijaga. (AM)




