
Palembang (MANDUPA)-
Komitmen mewujudkan lingkungan madrasah yang hijau, asri, dan berkelanjutan terus ditunjukkan oleh warga MAN 2 Palembang. Kali ini, siswa MAN 2 Palembang Kampus B melaksanakan aksi nyata ekoteologi melalui kegiatan perawatan lingkungan madrasah yang diawali dengan pengolahan lahan dan penanaman sejumlah bibit tanaman, Jumat, 30 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk implementasi nilai ekoteologi dalam kehidupan di lingkungan madrasah. Para siswa tampak bergotong royong membersihkan dan mengolah lahan, menyiapkan media tanam, hingga melakukan proses penyemaian dan penanaman bibit tanaman. Semangat kebersamaan terlihat dari keterlibatan siswa yang bekerja secara langsung untuk menciptakan lingkungan madrasah yang lebih hijau dan produktif.
Menariknya, kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari Kepala MAN 2 Palembang, Yusri Erlini, yang turut menyemaikan bibit tanaman bersama Kepala Urusan Tata Usaha dan para guru. Kehadiran pimpinan madrasah di tengah kegiatan menjadi wujud keteladanan sekaligus penguatan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah.
Yusri Erlini menyampaikan bahwa ekoteologi tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep atau sebatas materi pembelajaran, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan setiap hari.
“Ekoteologi harus kita hadirkan dalam tindakan nyata, bukan hanya menjadi slogan atau sebatas pengetahuan. Merawat lingkungan, menanam pohon, dan menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai manusia dalam menjaga amanah Allah SWT. Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa agar semakin mencintai lingkungan, dimulai dari hal sederhana di madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Palembang terus berupaya menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada peserta didik, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui praktik langsung yang membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.
Aksi penanaman bibit ini menjadi salah satu langkah kecil yang diharapkan memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan madrasah. Sebab, menjaga alam bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari nilai keimanan dan tanggung jawab moral manusia sebagai khalifah di bumi.
Dari madrasah, menanam kepedulian. Dari tindakan sederhana, menumbuhkan masa depan yang lebih hijau.
Humas MAN 2 Palembang




