
Palembang (MANDUPA) —
Publikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan manfaat, membangun kepercayaan publik, dan menunjukkan dampak nyata dari program serta kegiatan madrasah. Semangat inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) publikasi berdampak di MAN 2 Palembang, Kamis (15/10/2026).
Tim Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin Akhfasyi bersama tim melaksanakan monev untuk meninjau kualitas konten, ketercapaian publikasi, jangkauan informasi, serta kesesuaiannya dengan indikator publikasi berdampak Kementerian Agama.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan publikasi madrasah tidak hanya aktif secara kuantitas, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Tim Humas MAN 2 Palembang, Decky Syaiful Luthfi dan Ayu Meiriska, memaparkan secara langsung pengelolaan publikasi melalui sistem informasi Humas. Pemaparan tersebut mencakup proses dokumentasi, klasifikasi, rekapitulasi, hingga pelaporan publikasi yang bersumber dari website dan media sosial resmi satuan kerja.
Decky menjelaskan bahwa pengelolaan publikasi berdampak membutuhkan sistem yang terstruktur agar setiap konten dapat diidentifikasi berdasarkan kategori dan indikator yang telah ditetapkan.
“Melalui sistem informasi Humas, publikasi tidak hanya didokumentasikan sebagai arsip, tetapi juga diklasifikasikan dan direkap berdasarkan kategori serta indikator publikasi berdampak. Dengan demikian, kami dapat melihat kontribusi publikasi terhadap penyebaran informasi edukatif, penyampaian prestasi peserta didik, transparansi pelayanan publik, dan penyebarluasan praktik baik di madrasah,” jelas Decky.
Ia menambahkan, pemanfaatan sistem informasi tersebut diharapkan dapat membuat proses pengelolaan data publikasi lebih efektif, terukur, dan mudah dipertanggungjawabkan sebagai bahan evaluasi maupun penyusunan laporan kinerja Humas.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Palembang, Yusri Erlini, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan monev tersebut. Menurutnya, publikasi merupakan bagian penting dari upaya madrasah dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat sekaligus memperlihatkan hasil penyelenggaraan pendidikan.
“Publikasi madrasah harus mampu memberikan informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami mendukung penguatan publikasi berdampak melalui pengelolaan yang terencana, berbasis data, dan berkelanjutan, sehingga berbagai program, inovasi, serta prestasi peserta didik MAN 2 Palembang dapat diketahui masyarakat luas,” ungkap Yusri Erlini.
Melalui monev ini, setiap publikasi ditelaah berdasarkan kontribusinya dalam mendukung keterbukaan informasi, memperkuat kualitas pelayanan publik, mengangkat prestasi peserta didik, serta menyebarluaskan program dan praktik baik di lingkungan madrasah.
Evaluasi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan, mulai dari kualitas pesan, relevansi konten, pemanfaatan platform digital, hingga keterukuran jangkauan dan manfaat informasi yang disampaikan.
Bagi MAN 2 Palembang, monev publikasi berdampak bukan sekadar kegiatan penilaian administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik. Keberhasilan publikasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya konten yang diunggah atau jumlah penonton, tetapi juga oleh nilai edukasi, manfaat informasi, dan kontribusinya dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Dengan pengelolaan publikasi yang semakin sistematis dan evaluasi berbasis data, MAN 2 Palembang terus berupaya menghadirkan komunikasi publik yang informatif, transparan, dan berdampak bagi masyarakat. (Humas MAN 2 Palembang)




