
Humas, Mandupa.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang kembali menggelar upacara bendera bulanan, Senin (3/11/2025). Seluruh civitas akademika, mulai dari peserta didik hingga guru dan pegawai, hadir dengan mengenakan seragam lengkap dan mengikuti seluruh rangkaian acara di halaman madrasah dengan tertib dan khidmat.
Upacara kali ini terasa spesial karena kepatuhan dan keseragaman peserta dalam berbusana, mencerminkan kedisiplinan tinggi yang selalu ditanamkan di lingkungan madrasah. Keseriusan dalam pelaksanaan upacara bulanan ini menjadi penanda komitmen madrasah dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan kedisiplinan.
Pembina upacara, Sururi Hadiyanti, mendapat giliran untuk menyampaikan amanat. Namun, alih-alih memberikan pidato seperti biasa, ia memilih untuk membacakan sebuah surat tak bernama yang ditemukannya di meja ruangannya pagi ini dengan isi menggugah kesadaran bersama.
Surat itu dibuka dengan sebuah pengakuan tulus, “Pagi ini, madrasah kembali menggelar upacara bendera seperti hari-hari biasanya. Namun, ada yang berbeda, kami hadir di pagi hari sudah disambut oleh beberapa petugas keamanan yang senantiasa menjaga keamanan madrasah sehingga kita bisa belajar dengan tenang,” tuturnya.
Melanjutkan pembacaan surat, Sururi kemudian menyoroti jasa individu lain yang berkontribusi dalam operasional madrasah. “Baru beberapa langkah, kita sudah menemui beberapa petugas kebersihan yang tak henti-hentinya memastikan lingkungan madrasah terjaga kebersihannya. Tak akan pernah ketinggalan, Bapak, Ibu Guru, dan segenap pegawai yang sudah memberikan seluruh ilmu dan waktunya untuk mendidik kami menjadi pemuda-pemudi berwawasan,” tegas Sururi.
Mendengar isi surat yang begitu mendalam, seluruh peserta upacara, baik guru, pegawai, maupun seluruh peserta didik, tampak termenung dan mendengarkan dengan penuh kekhidmatan. Pesan apresiasi yang disampaikan secara tidak langsung ini berhasil menyentuh hati dan membuat mereka merenungkan peran penting setiap pihak di madrasah yang sering luput dari perhatian.
Upacara ditutup dengan ajakan dari Pembina agar seluruh warga madrasah senantiasa menghargai dan berterima kasih atas dedikasi setiap individu di MAN 2 Palembang, menegaskan bahwa keberhasilan madrasah adalah buah kerja kolektif, bukan sekadar satu pihak semata. (TJP MAS)







