
Humas, Mandupa.
Kegiatan Pengkaderan Generasi Muda Keterbukaan Informasi (GRADASI) Provinsi Sumatera Selatan Angkatan I memasuki hari kedua, Sabtu (25/10/2025). Suasana di Aula Diskominfo Palembang semakin hangat, dengan keakraban yang mulai terjalin di antara 70 peserta, termasuk lima perwakilan dari MAN 2 Palembang.
Hari kedua pelatihan diisi dengan empat sesi materi yang inspiratif dan relevan bagi generasi muda. Sesi dimulai dengan pemaparan pentingnya ‘Organisasi dan Jaringan Bermasyarakat’ oleh Haidir Rohmini, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam materinya, Haidir Rohmini menegaskan bahwa kompetensi akademis saja tidaklah cukup. “Adik-adik sekalian, ada satu hal penting yang kalian harus pahami bahwa menjadi akademisi saja tidaklah cukup untuk mendapatkan kesempatan nyata. Jaringan yang semakin luas justru sangat memiliki peran sebagai batu loncatan yang realistis bagi kita,” tegasnya.
Setelah istirahat singkat, semangat peserta kembali terpacu dengan materi kedua mengenai ‘Kiat-Kiat Berwirausaha’ yang dibawakan oleh Jejen Arisandi, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum GRADASI pada Jumat (24/10/2025). Dirinya berbagi banyak pengalaman dalam merintis usaha hingga sukses menjadi seorang entrepreneurship. Cerita pribadinya berhasil memotivasi para peserta untuk berani memulai dan tidak gentar menghadapi tantangan bisnis.
Guna menjaga fokus dan konsentrasi peserta, panitia menyediakan sesi penyegaran singkat di sela-sela materi. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai ‘Jurnalis Multiskilled’ yang disampaikan oleh Hadi Prayogo, CEO Tribun Sumsel, yang merupakan pakar di bidangnya. Materi ini membuka wawasan peserta tentang tuntutan dunia jurnalistik modern yang memerlukan kemampuan serbaguna.
Sebagai penutup sesi hari kedua, suasana tegang langsung mencair karena disajikan hiburan santai menggelitik yang dalam sekejap merubah suasana dipenuhi gelak tawa peserta.
Kehadiran 70 peserta di hari kedua ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya mereka menjadi kader GRADASI Provinsi Sumatera Selatan, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong transparansi dan keterbukaan informasi di tengah masyarakat. (AM/TJP MAS)







