
Palembang (MANDUPA) —
Upaya membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi terus dilakukan di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui kegiatan Majelis Dhuha Penyuluh Agama Kecamatan Alang-Alang Lebar yang digelar di Kampus B MAN 2 Palembang, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar dengan pihak terkait tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan siswa dari MAN 2 Palembang.
Mengusung semangat pembinaan keagamaan sekaligus penguatan karakter generasi muda, kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, sambutan Kepala KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar, serta sambutan Kepala MAN 2 Palembang sekaligus membuka kegiatan.
Suasana semakin bermakna dengan doa yang disampaikan Penyuluh Agama KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar sebelum peserta mengikuti sesi utama berupa penyampaian materi secara panel.
Salah satu materi yang menjadi perhatian utama adalah “Jempolmu Cermin Imanmu”, yang disampaikan oleh Oleh Sukriah yang merupakan Penyuluh Agama KUA Alang-Alang Lebar. Materi tersebut mengajak para siswa menjadi remaja muslim yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Pesan tersebut menjadi sangat relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Media sosial tidak hanya menjadi ruang untuk berkomunikasi dan berekspresi, tetapi juga menjadi ruang yang menuntut kecermatan, etika, serta tanggung jawab dalam setiap unggahan dan interaksi.
Selain pembinaan keagamaan dan literasi bermedia sosial, peserta juga mendapatkan wawasan kebangsaan dari Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri. Materi ini diharapkan semakin memperkuat kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga persatuan, memahami nilai kebangsaan, serta menjauhi berbagai paham dan pengaruh yang dapat mengancam keutuhan bangsa.
Kepala MAN 2 Palembang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Penjamin Mutu, H. Aslam, menyambut baik kegiatan pembinaan yang dilaksanakan bersama KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar tersebut. Menurutnya, pembinaan siswa tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai keagamaan, karakter, dan wawasan kebangsaan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak kita perlu mendapatkan bekal yang utuh, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, memperkuat nilai keagamaan, serta memiliki kecerdasan dalam menggunakan media sosial,” ujar Aslam.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa sehingga mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Kehadiran Majelis Dhuha Penyuluh Agama di Kampus B MAN 2 Palembang menjadi bagian dari sinergi antara madrasah dan lembaga keagamaan dalam menghadirkan ruang pembinaan yang relevan dengan tantangan generasi muda di era digital.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan tidak hanya semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mampu menjadikan setiap aktivitas di ruang digital sebagai cerminan iman, karakter, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
(Humas MAN 2 Palembang)



