
Humas, Mandupa.
Rangkaian kegiatan pengkaderan Generasi Muda Keterbukaan Informasi (GRADASI) Angkatan I se-Sumatera Selatan resmi berakhir, Minggu (26/10/2025). Bertempat di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang, kegiatan tiga hari yang bertujuan mencetak agen perubahan transparansi informasi ini berjalan sukses.
Sebanyak 55 peserta berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan, termasuk lima perwakilan dari MAN 2 Palembang yang hadir selama tiga hari berturut-turut. Sebelum memasuki sesi materi, suasana di aula menjadi sangat mengasyikkan dengan games kekompakan sederhana yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Abdullah. Pasalnya, ia menugaskan sepuluh perwakilan peserta untuk menyusun 55 kata acak menjadi narasi berkesinambungan. Tujuannya sederhana, yaitu melatih fokus, kerja sama tim, dan membawa atmosfer menjadi lebih hangat.
Selanjutnya, sesi materi dibuka oleh Joemarthine Chandra, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, yang membahas ‘Pengembangan Badan Publik’. Beliau menegaskan bahwa sengketa informasi tidak akan terjadi di Komisi Informasi jika prosedur permohonan yang dilakukan masyarakat sudah tepat.
“Selaku ketua komisi informasi di Sumatera Selatan, saya sangat bangga bisa bertemu adik-adik semua untuk menjelaskan bagaimana kinerja badan publik, serta asal mulai sampai terjadinya sengketa informasi antara pemohon dan kominfo. Jika prosedur sudah tepat, sesuai jalur, sengketa dan segala perdebatannya, tentu takkan terjadi,” jelasnya.
Kemudian, Fathoni, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, melanjutkan dengan menjabarkan teknis dan mekanisme kerja Komisi Informasi secara lebih detail.
Sebagai materi penutup, Peby Anggi Pratama, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang, hadir untuk menanamkan mindset dan semangat berwirausaha dalam diri generasi muda yang hadir, menekankan pentingnya jiwa kemandirian.
“Dalam kacamata pelajar seperti kalian semua, menanamkan mindset ingin menjadi pengusaha adalah hal yang paling krusial. Kalian banyak yang ingin menjadi abdi negara, tenaga pendidik, pegawai negeri maupun swasta, bahkan di bidang jasa lainnya, tapi kalian lupa, dengan menjadi pengusaha, kalian bisa menjalani semuanya,” tutur Peby.
Setelah melalui rangkaian kegiatan yang panjang dan intensif, acara pengkaderan resmi ditutup oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan. Dalam momen puncak ini, 55 peserta yang telah menunjukkan komitmen penuh resmi dikukuhkan sebagai kader GRADASI, siap menjadi jembatan nyata kepada lingkungan sekitar mereka dalam isu keterbukaan informasi.
Selain pengukuhan, Komisi Informasi juga mengumumkan lima peserta terbaik yang berhak menyandang gelar sebagai ‘Duta Keterbukaan Informasi’, berikut nama-namanya:
• Chika Cendikia Nurhumaira (SMAN 5 Palembang)
• Duta Chaprio Saputra (SMAN Karang Dapo, Muratara)
• Muflihah As Saidah (MAN 2 Palembang)
• Muhammad Toha (SMK Rawas Ulu, Muratara)
• Mutiara (SMK Muhammadiyah 2 Palembang).
Kelima duta terpilih ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam keterbukaan informasi di kalangan generasi muda Sumatera Selatan. (AM/TJP MAS)







